Hal yang Dapat Mengurangi Rasa Sedih

Sumber: rebloggy

Pernahkah kamu merasa sedih secara tiba-tiba padahal sebelumnya kamu bersenang-senang dan tertawa dengan orang di sekitarmu? Sebagian besar orang mungkin pernah merasakan hal tersebut. Bahkan terkadang, banyak orang yang takut jika ia merasakan momen-momen yang membuat dirinya "terlalu" bahagia.

"Jangan terlalu banyak ketawa, nanti besoknya nangis."

"Kalo kita terlalu bahagia, ga lama lagi kita pasti bakal ngalamin kejadian yang bikin sedih."

Mungkin sebagian dari kamu sudah merasa tidak asing saat mendengar kalimat semacam itu.

Kesedihan dapat disebabkan oleh banyak hal. Seperti, mengingat kembali kenangan yang buruk, kehilangan orang-orang dan sesuatu yang sangat berharga, memiliki suatu masalah dengan orang lain, bergelut dengan pikiran sendiri, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut menyebabkan perasaan duka, keputusasaan, dan suasana hati yang muram.

Kesedihan merupakan hal yang sangat wajar bagi semua orang. Akan tetapi, perasaan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang jika sudah dilakukan secara berlebihan. Oleh karena itu untuk mengurangi perasaan sedih, lakukanlah hal-hal di bawah ini:

1. Bercerita kepada orang terdekat
Berceritalah kepada orang terdekat atau orang yang sudah kamu percaya. Terkadang, kita hanya butuh seseorang untuk berbagi dan mendengarkan cerita sehingga kita tidak memendam perasaan itu sendiri. Bercerita kepada orang lain membuat perasaan menjadi lebih lega dan tenang. Orang disekitarmu juga dapat memberikan sebuah saran, hiburan, dan dukungan sehingga membuat suasana hatimu membaik.

2. Me time
Rutinitas dan kegiatan yang terlalu padat membuat diri kita menjadi lelah dan stress. Terkadang, kita memang memerlukan quality time untuk diri kita sendiri. Jadi, pakailah waktu luang yang kamu punya untuk melakukan kegiatan yang kamu sukai. Biarkan otak dan tenagamu beristirahat sejenak dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan.

3. Menulis dan menggambar
Tuangkanlah seluruh emosi dan kesedihanmu dalam secarik kertas. Tulis dan gambarlah apapun yang ada di pikiran dan benakmu dalam kertas tersebut untuk mengurangi rasa sesak yang menghimpit dada. Perlu diketahui bahwa orang-orang memiliki kapasitas pertahanan yang berbeda. Jadi, menangislah jika hal tersebut akan membuat dirimu merasa lebih lega.

4. Menyibukkan diri
Terkadang, saat kita sendiri dan tidak melakukan kegiatan apapun, kita seringkali melamun secara tiba-tiba dan memikirkan hal-hal negatif yang seharusnya tidak kita pikirkan. Seperti menyalahkan diri sendiri, membandingkan diri dengan orang lain, dan lain sebagainya. Daripada melakukan hal tersebut, sebaiknya kita memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang lebih produktif. Carilah kesibukkan dan kegiatan yang membuat kita terhindar dari pikiran-pikiran negatif.

5. Dekatkan diri pada Tuhan
Dekatkanlah diri kepada Tuhan. Ingatlah bahwa seberat apapun kesulitan dan kesedihan yang kamu hadapi, Tuhan akan selalu bersamamu. Kamu dapat berdoa, melakukan meditasi, atau pergi ke tempat ibadah untuk mencari kedamaian diri. Mendekatkan diri kepada Tuhan dapat meringankan beban yang berada dipundakmu.

19 Comments

  1. berkeluh kesah ke seseorang itu menenangkan bgtsi emang

    ReplyDelete
  2. meninggal termasuk cara mendekatkan diri kpd tuhan ga?

    ReplyDelete
  3. aku gamau sedih tapi aku sad girl

    ReplyDelete
  4. sini ak peluk kalo sedi 😭😭😭

    ReplyDelete
  5. Semangattt bangkit duhai hati yang sedih.. Semoga bahagia menghampiri selalu...

    ReplyDelete
  6. Terima kasih sarannya, bisa jadi solusi🥀

    ReplyDelete
  7. Yg no.2 setuju banget deh ��

    ReplyDelete
  8. menangis adalah cara terbaik untuk mengurangi rasa sedih

    ReplyDelete
  9. Kalo sedih, diem tuh paling enak sampe tbtb nangis

    ReplyDelete
  10. Yang terpenting jangan pendem apa apa sendiri👍

    ReplyDelete
  11. Baguss bangett,yang awal nya gak tau menjadi tau

    ReplyDelete
  12. Makasiii..aku jadi tau apa yang harus aku lakukan kalo lagi sedih :)

    ReplyDelete
  13. Hal yang biasa aku lakukan kalau sedih itu me time sih

    ReplyDelete